Langkah pertama dalam perjalanan IELTS Anda bukanlah membuka buku latihan, melainkan mengambil satu keputusan krusial: apakah saya harus mengambil modul Academic atau General Training? Kesalahan dalam memilih modul tidak hanya membuang-buang waktu dan uang, tetapi juga bisa mengakibatkan penolakan aplikasi Anda, baik itu untuk universitas maupun imigrasi.
Meskipun keduanya adalah tes IELTS dan memiliki banyak kesamaan, perbedaan di antara keduanya sangat signifikan dan dirancang untuk tujuan yang sama sekali berbeda. Panduan komprehensif ini akan menguraikan setiap perbedaan dan persamaan, membantu Anda membuat keputusan yang tepat.
Persamaan: Di Mana Kedua Tes Sama Persis?
Untuk menghindari kebingungan, mari kita mulai dengan apa yang sama antara kedua modul.
Sesi Listening (Durasi: 40 Menit)
Sesi Listening untuk Academic dan General Training 100% identik. Anda akan mendengarkan empat rekaman audio yang sama, menjawab 40 pertanyaan yang sama, dengan format dan tingkat kesulitan yang sama. Tidak ada perbedaan sama sekali.
Sesi Speaking (Durasi: 11-14 Menit)
Sama seperti Listening, sesi Speaking juga 100% identik untuk kedua modul. Tes ini berupa wawancara tatap muka dengan seorang examiner dan terdiri dari tiga bagian:
- Part 1: Pertanyaan singkat tentang diri Anda, keluarga, pekerjaan, hobi, dll.
- Part 2: "The Long Turn", di mana Anda berbicara 1-2 menit berdasarkan sebuah cue card.
- Part 3: Diskusi yang lebih abstrak dan mendalam terkait topik di Part 2.
Karena kedua sesi ini sama, strategi dan latihan yang Anda lakukan untuk Listening dan Speaking akan berlaku untuk modul mana pun yang Anda ambil.
Perbedaan Inti: Reading dan Writing
Di sinilah kedua tes mengambil jalur yang berbeda secara fundamental. Konten dan tugasnya dirancang untuk mengukur keterampilan bahasa dalam konteks yang berbeda.
Sesi Reading (Durasi: 60 Menit)
Meskipun durasi dan jumlah pertanyaan (40 soal) sama, sifat teks yang akan Anda hadapi sangat berbeda.
IELTS Academic Reading
- Tujuan: Mengukur kemampuan Anda untuk membaca dan memahami teks yang biasa ditemui di lingkungan universitas atau profesional.
- Jenis Teks: Anda akan dihadapkan pada tiga teks panjang (sekitar 750-950 kata per teks). Teks-teks ini otentik dan diambil dari buku, jurnal akademik, majalah, dan surat kabar. Topiknya bersifat akademis dan bisa sangat beragam, mulai dari astronomi hingga psikologi.
- Gaya Bahasa: Bahasanya formal, analitis, dan sering kali berisi kosakata teknis atau abstrak.
- Tantangan: Memahami argumen yang kompleks, mengikuti logika penulis, dan mencerna informasi yang padat dalam waktu singkat.
IELTS General Training Reading
- Tujuan: Mengukur kemampuan Anda untuk memahami dan menggunakan informasi dalam konteks kehidupan sehari-hari di negara berbahasa Inggris.
- Jenis Teks: Terdiri dari beberapa teks yang lebih pendek dan bervariasi.
- Section 1: Berisi 2-3 teks pendek atau beberapa iklan singkat yang berhubungan dengan "social survival" (misalnya, jadwal bus, iklan acara, pemberitahuan).
- Section 2: Berisi 2 teks yang berhubungan dengan "workplace survival" (misalnya, deskripsi pekerjaan, manual pelatihan, kebijakan perusahaan).
- Section 3: Berisi satu teks panjang (mirip dengan Passage 1 di Academic, tapi umumnya lebih mudah) tentang topik umum.
- Tantangan: Beralih dengan cepat antara berbagai jenis teks dan gaya bahasa yang berbeda, dari sangat informal hingga formal.
Sesi Writing (Durasi: 60 Menit)
Perbedaan di sesi Writing adalah yang paling mencolok, terutama pada Task 1.
IELTS Academic Writing
- Task 1 (20 menit, 150+ kata): Anda harus menulis sebuah laporan akademis untuk meringkas informasi dari data visual. Data ini bisa berupa grafik garis, grafik batang, diagram lingkaran, tabel, diagram proses, atau peta. Anda harus mendeskripsikan tren utama, membandingkan data, atau menjelaskan sebuah proses secara objektif tanpa memberikan opini.
- Task 2 (40 menit, 250+ kata): Anda harus menulis sebuah esai akademis sebagai respons terhadap sebuah sudut pandang, argumen, atau masalah. Topiknya bersifat global dan abstrak (misalnya, tentang lingkungan, globalisasi, pendidikan tinggi).
IELTS General Training Writing
- Task 1 (20 menit, 150+ kata): Anda harus menulis sebuah surat (letter) sebagai respons terhadap sebuah situasi. Surat ini bisa bersifat personal/informal (kepada teman), semi-formal (kepada manajer gedung), atau formal (melamar pekerjaan). Gaya bahasa Anda harus disesuaikan dengan penerima surat.
- Task 2 (40 menit, 250+ kata): Anda juga menulis sebuah esai, tetapi topiknya cenderung lebih dekat dengan isu-isu sosial dan pengalaman sehari-hari (misalnya, tentang pentingnya keluarga, masalah lalu lintas di kota, keuntungan dan kerugian bekerja dari rumah).
Panduan Memilih Tes yang Tepat
Sekarang pertanyaannya: mana yang harus Anda ambil? Jawabannya hampir selalu ditentukan oleh tujuan Anda.
Pilih IELTS ACADEMIC jika:
- Anda ingin mendaftar program Sarjana (Undergraduate) atau Pascasarjana (Postgraduate) di universitas luar negeri. Ini adalah persyaratan standar untuk hampir semua universitas di negara-gengara seperti Inggris, Australia, Kanada, Selandia Baru, dan Amerika Serikat.
- Anda ingin mendaftar ke sebuah badan profesional untuk mendapatkan lisensi praktik di negara berbahasa Inggris (misalnya, sebagai dokter, perawat, insinyur, akuntan, atau pengacara).
Pilih IELTS GENERAL TRAINING jika:
- Anda berencana untuk berimigrasi ke negara seperti Australia, Kanada, Selandia Baru, atau Inggris. Sebagian besar skema imigrasi berbasis poin memerlukan hasil tes General Training.
- Anda ingin belajar di tingkat di bawah gelar sarjana, seperti program pelatihan kejuruan, diploma, atau sekolah menengah.
- Anda perlu menunjukkan kemampuan bahasa Inggris untuk keperluan kerja yang tidak memerlukan pendaftaran di badan profesional.
Aturan Emas yang Tidak Boleh Dilanggar
Selalu, selalu, dan selalu periksa persyaratan dari institusi, organisasi, atau badan imigrasi yang Anda tuju. Buka situs web mereka dan temukan halaman persyaratan bahasa Inggris. Mereka akan secara eksplisit menyatakan modul IELTS mana (Academic atau General Training) dan skor minimum yang mereka butuhkan. Jangan pernah membuat asumsi.
Dengan memahami perbedaan mendasar ini, Anda dapat memfokuskan persiapan Anda pada jenis tugas yang tepat dan melangkah maju dengan keyakinan menuju tujuan Anda.
