Di antara berbagai jenis esai IELTS Writing Task 2, "Two-Part Question" (atau sering juga disebut "Direct Questions") adalah salah satu yang paling lugas. Tidak seperti esai opini atau diskusi yang meminta Anda untuk menganalisis sebuah argumen, tipe soal ini secara langsung memberikan Anda dua pertanyaan spesifik untuk dijawab.
Meskipun terlihat mudah, banyak kandidat kehilangan poin pada kriteria Task Response karena gagal menjawab kedua pertanyaan tersebut dengan porsi yang seimbang. Panduan ini akan memberikan Anda strategi dan struktur yang anti-gagal untuk menaklukkan tipe esai ini.
Apa Itu "Two-Part Question"?
Anda dapat dengan mudah mengidentifikasinya. Soal akan diawali dengan sebuah pernyataan (statement) tentang suatu fenomena, diikuti oleh dua pertanyaan langsung.
Contoh:
Nowadays, many people choose to be self-employed, rather than to work for a company or organisation.
Why might this be the case?
What are the advantages and disadvantages of being self-employed?
Perhatikan, ada dua tanda tanya, yang berarti ada dua hal berbeda yang harus Anda jawab: 1) Alasan mengapa tren ini terjadi, dan 2) Keuntungan dan kerugian dari wirausaha.
Aturan Emas: Jawaban yang Seimbang
Ini adalah aturan paling penting untuk tipe soal ini: Anda harus menjawab kedua pertanyaan dengan bobot yang kurang lebih sama.
Kegagalan terbesar yang bisa Anda lakukan adalah fokus pada satu pertanyaan dan mengabaikan yang lainnya. Jika Anda menulis tiga paragraf tentang "alasan" tetapi hanya satu kalimat tentang "keuntungan dan kerugian", skor Task Response Anda akan sangat rendah, kemungkinan besar tidak akan lebih dari Band 5.
Struktur Esai Empat Paragraf yang Ideal
Struktur ini adalah yang paling jelas, logis, dan memastikan Anda memenuhi semua persyaratan tugas.
Paragraf 1: Pendahuluan (Introduction)
- Parafrase Pernyataan: Mulailah dengan menyatakan kembali kalimat topik dari soal menggunakan kata-kata Anda sendiri.
- Berikan Peta Jalan (Roadmap): Secara eksplisit sebutkan bahwa esai Anda akan menjawab kedua pertanyaan tersebut. Ini memberitahu examiner bahwa Anda memahami tugasnya.
Contoh Pendahuluan:
It is becoming increasingly common for individuals to opt for self-employment over traditional corporate roles. This essay will first explore the primary reasons behind this growing trend, and then it will discuss some of the key benefits and drawbacks associated with being one's own boss.
Paragraf 2: Menjawab Pertanyaan Pertama
Dedikasikan seluruh paragraf ini untuk menjawab pertanyaan pertama secara mendalam.
- Topic Sentence: Mulailah dengan kalimat yang jelas menyatakan bahwa Anda akan membahas alasan-alasan tren tersebut.
- Kembangkan Ide: Berikan 1-2 alasan utama. Jelaskan setiap alasan dan, jika memungkinkan, berikan contoh.
Contoh Paragraf 2 (menjawab "Why is this the case?"):
There are several key factors driving the shift towards self-employment. Perhaps the most significant reason is the pursuit of greater autonomy and flexibility. Unlike traditional employment, being self-employed allows individuals to have full control over their working hours and location, which is particularly appealing to those seeking a better work-life balance. For instance, a freelance graphic designer can choose to work from home, thus avoiding the daily commute and having more time for family. Furthermore, the rise of the digital economy and online platforms has dramatically lowered the barriers to entry for starting a business, making it easier than ever for people to market their skills directly to a global audience.
Paragraf 3: Menjawab Pertanyaan Kedua
Sekarang, dedikasikan seluruh paragraf ini untuk menjawab pertanyaan kedua.
- Topic Sentence: Gunakan frasa transisi untuk memulai.
Regarding the advantages and disadvantages...atauTurning to the benefits and drawbacks... - Kembangkan Ide: Sajikan satu keuntungan utama dan satu kerugian utama. Jelaskan masing-masing.
Contoh Paragraf 3 (menjawab "What are the advantages and disadvantages?"):
Turning to the benefits and drawbacks of this career path, the primary advantage is undoubtedly the potential for unlimited income, which is directly tied to one's effort and success. However, this freedom comes with a significant disadvantage: a lack of financial security. Self-employed individuals often face fluctuating income streams and are solely responsible for their own pensions and health insurance, which can be a source of considerable stress. For example, a freelance writer may enjoy high earnings one month but face a period of no work the next.
Paragraf 4: Kesimpulan (Conclusion)
Ringkas kembali poin-poin utama Anda dari kedua body paragraph.
- Ringkasan: Mulailah dengan
In conclusion,atauTo summarise,. - Sebutkan Kembali Jawaban: Ringkas jawaban Anda untuk kedua pertanyaan dalam satu atau dua kalimat. Jangan memperkenalkan ide baru.
Contoh Kesimpulan:
In conclusion, the desire for greater flexibility and the accessibility of online platforms are the main drivers behind the rise of self-employment. While this path offers the potential for higher earnings, it is accompanied by the significant challenge of financial instability.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Tidak Seimbang: Jawaban terlalu berat sebelah pada satu pertanyaan. Solusi: Patuhi dengan ketat struktur satu paragraf untuk satu pertanyaan.
- Mencampur Jawaban: Membahas alasan dan keuntungan dalam satu paragraf yang sama. Solusi: Jaga agar fokus setiap body paragraph tetap tunggal dan jelas.
- Memberikan Opini (jika tidak diminta): Jika pertanyaannya adalah "Apa penyebabnya?" dan "Apa solusinya?", jangan memberikan opini tentang apakah tren itu baik atau buruk. Solusi: Jawab saja apa yang ditanyakan secara langsung dan objektif.
Dengan mengikuti struktur empat paragraf yang logis dan seimbang ini, Anda memastikan bahwa semua bagian tugas terjawab dengan baik, yang akan langsung tercermin pada skor Task Response Anda yang lebih tinggi.
